Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan Dan Tujuannya

Pendidikan kewarganegaraan dan Tujuannya


Mungkin kalian sudah pernah mendengar istilah pendidikan kewarganegaraan ini dari sd,smp,sma hingga perguruan tinggi . Pendidikan kewarganegaraan salah satu ilmu pengetahuan yang memiliki cabang pengetahuan yang banyak mengenai nilai nilai ideologi bangsa,nasionalisme dan masih banyak lagi. Kewarganegaraan bisa diartikan sebagai Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan (bahasa Inggris: citizenship). Di dalam pengertian ini, warga suatu kota atau kabupaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten, karena keduanya juga merupakan satuan politik. Dalam otonomi daerah, kewargaan ini menjadi penting, karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya sosial) yang berbeda-beda bagi warganya.Pendidikan Kewarganegaraan adalah program pendidikan yang berintikan demokrasi politik, yang diperluas dengan sumber-sumber pengetahuan lainnya, positive influence pendidikan sekolah, masyarakat, orang tua, yang kesemuanya itu diproses untuk melatih pelajar-pelajar berfikir kritis, analitis, bersikap dan bertindak demokratis dalam mempersiapkan hidup demokratis dengan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.” Dari definisi di atas, dapat dinyatakan bahwa PKn memiliki ciri-ciri: (1) Merupakan program studi; (2) materi pokoknya adalah demokrasi politik yang diperluas dengan pengaruh positif dari pendidikan sekolah, keluarga, dan masyarakat; (3) bersifat interdisipliner; (4) tujuannya melatih berfikir kritis dan analitis (intellectual skill), bersikap dan bertindak demokratis sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

Ada 4 tujuan pendidikan kewarganegaraan berikut ini:

1. Mendorong siswa supaya mempunyai kemampuan serta kecakapan dalam mengenali berbagai macam permasalahan hidup dan kesejahteraan maupun cara-cara penyelesaiannya.
2. Mendorong siswa agar mendapatkan kemampuan dalam memutuskan sikap yang penuh tanggung jawab sesuai moral yang telah tertanam didalam diri.
3. Mendorong siswa agar dapat mengenali serta memahami segala bentuk perubahan serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni.
4. Mendorong siswa agar mempunyai kemampuan dalam memaknai segala peristiwa sejarah juga nilai-nilai budaya dalam upaya menggalang semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman ersatuan Indonesia.